Hello.

GARA-GARA FACEBOOK BERBUAH 5 TAHUN MASUK BUI DAN HILANGNYA MAHKOTA

Jumat, 19 Februari 2010

Adalah Marietta Nova Triani yang baru berusia 14 tahun akhirnya ditemukan juga setelah menghilang tiga hari. Nova ternyata dibawa pergi—atau ikut pergi oleh seorang kenalannya di Facebook, Ari Power, sejak Sabtu 6 Februari 2009. Dalam pelarian ini, Nova mengaku telah tiga kali berhubungan intim dengan Ari Power.
Ari Power ganyalah merupakan nama beken sang pria di akun Facebook. Nama sebenarnya Pria yang masih terbilang ingusan tepatnya berusia 18 tahun itu adalah Feb Ir. Baru tiga bulan dia berkenalan dengan gadis kecil itu lewat Facebook, dan pertemuan mereka sebenarnya pertemuan yang pertama kalinya tetapi mereka sudah berhubungan layaknya suami-istri.
Pada Senin 8 Februari 2010 petang, Nova dan Ari tengah berduaan di kawasan Jatiuwung Tangerang,ditangkap. Tim kepolisian yang dipimpin Kompol Audie Latuheru dan AKP Danang D Kartiko turun tangan setelah setelah orangtua Nova, Heri Kristiono, melaporkan anaknya hilang ke Polsektro Serpong.Kemudian Senin malamnya, Nova dibawa ke Rumah sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani visum. Baru pada Selasa 9 Februari sekitar pukul 01.50wib Ari dan Nova dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Awalnya mereka diperiksa di Ditreskrimum tapi kemudian dipindahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta mengatakan, kedua remaja itu suka sama suka atau bisa dibilang saling cinta. Meski sudah tiga kali menyetubuhi Nova, Ari belum bisa dijerat dengan pasal pemerkosaan. Sebab, polisi tidak menemukan unsur paksaan, pada kasus ini.
Tetapi, Ari masih dijerat dengan Pasal 332 KUHP tentang perbuatan membawa kabur anak di bawah umur tanpa seizin orangtuanya. Remaja itu juga dijerat Undang-Undang No 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.

Fenomena Ari dan Nova ini, merupakan salah satu dampak kecanggihan teknologi informasi seperti Facebook. Facebook berguna sebagai jejaring sosial namun banyak disalahgunakan oleh sebagian orang. Bahkan kecanggihan teknologi saat ini dimanfaatkan orang untuk modus-modus kejahatan.

Tetapi dalam gal ini bukan facebooknya yang jahat, manusia atau oknum pengginanya yang memang sengaja memanfaatkan kecanggihannya untuk melancarkan aksi kejahatannya.

MERUBAH PENGELUARAN PULSA MENJADI PENDAPATAN

Rabu, 17 Februari 2010

Salam Dahsyat

Peluang bisnis pulsa murah.
Pusat di bandung, sistem bineri (2 kaki). server pulsa no. 1 di indonesia. daftar 7 titik langsung pensiun dan ikut program plan B dengan bonus pasangan 100.000/pasang. double bonus, double pensiun dan double reward. Start november 2009.

Bisnis pulsa berbasis komunitas. Didirikan oleh alumni S1 dan S2 Institut Teknologi Bandung (ITB)

Ganesha e-Commerce Solution (GeS)

PT. Ganesha e-Commerce Solution (GeS) adalah sebuah perusahaan e-commerce yang bergerak di bidang pendidikan enterpreuneur dan perdagangan dengan produk utama antara lain pulsa elektronik. Berdiri di Bandung pada tanggal 20 Oktober 2009 dengan pelopor beberapa alumni lulusan Sarjana dan Master dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Nama Ganesha diambil dari nama dewa ilmu pengetahuan, Ganesha. eCommerce Solution karena misi (GeS) yang memberikan solusi alternatif perdagangan melalui internet dan berbasis teknologi informasi (IT).

e-ganesha (Ges) - PT. Ganesha e-Commerce Solution
- Bisnis dengan Modal relatif sangat kecil, hanya Rp. 250.000 Anda sudah dapat menjalankan Bisnis Anda
- Bisnis dengan resiko sangat kecil, Seandainya terjadi kesalahan, bencana alam, perang, dll. Anda hanya
rugi Rp. 250.000
- Bisnis yang tidak mengenal istilah "KRISIS GLOBAL"
- Merubah diri Anda menjadi pribadi yang dinamis, melatih berorganisasi dan mengenal banyak orang.
- Meningkatkan rasa percaya diri
- Bonus yang sangat menarik. (Dengan modal Rp. 250.000, berkemungkinan mendapatkan rumah, mobil,
liburan ke luar negeri, dll)

Beberapa Alasan Bergabung Dengan GeS

- Marketing Plan yang terbaik dan terlengkap yang diburu oleh para Member.
- Pro Member (mementingkan Kesejahteraan Angoota)
- Belum ada Saingan, Marketing plan terbaru dan pertama di Indonesia.
- Pembagain komisi diberikan secara transparan
* Pendaftaran : Rp 250.000,- per HU
* Total Bonus Pasangan : Rp 190.000,- FlushOut 25 Pasang
* Passive Income : Cukup rekrut 6 member atau gabung 7 HU sekaligus
* Reward : 1000 kiri / 1000 kanan : Kawasaki Ninja 250R, ...dll

HARGA PULSA KAMI JAMIN DI BAWAH HARGA AGEN !

web resmi www.e-ganesha.com

SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA !

KIRIMKAN DATA ANDA

NAMA/ALAMAT LENGKAP/NO.HP/EMAIL

SMS KE 085252348011

TANJUNGPURA SCOUTMENSHIP CAMP 2010 (ADVENTURE OF BADEN POWELL V & GIRL GUIDE CAMP XI )

Kamis, 04 Februari 2010

Bagi PENEGAK dan PANDEGA SE-Kalimantan Barat Persiapkan GUGUS DEPAN MASING-MASING Karena TANJUNGPURA SCOUTMENSHIP CAMP 2010 (ADVENTURE OF BADEN POWELL V & GIRL GUIDE
CAMP XI ) akan segera dilaksanakan, untuk kapan pastinya kegiatan ini belum dapat dipastikan karena masih mempertimbangkan kalender akademik atau waktu yang pas untuk pelaksanaannya agar tidak mengganggu waktu belajar para peserta
Akhir Desember 2009 Kepanitiaan pelaksanaan kegiatan ini sudah dibentuk, dimana Kak Wahyu Kresno Edi selaku Ketua Umum, dan Kak Natalius dan Kak Kurniawati AR, selaku wakil ketua, yang membidangi ABP dan GGC.
Namun dapat dipastikan kegiatan ini akan dilaksanakan sekitar bulan Mei ataupun Juni 2010.
Kegiatan ini dirancang agar sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dan Juga agar bisa sejalan dengan program dari pemerintah daerah yang merencanakan visit kalbar 2010, kegiatan ini tengah dirancang oleh Reka Kerja dari RACANA KARANG TUNJUNG-JUNJUNG BUIH GUGUSDEPAN 04041-04042 TANJUNGPURA, PANGKALAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA, KWARTIR CABANG KOTA PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT.

KOMPETENSI GURU

Kamis, 21 Januari 2010

Pengertian Kompetensi Guru
Majid (2005:6) menjelaskan kompetensi yang dimiliki oleh setiap guru akan menunjukkan kualitas guru dalam mengajar. Kompetensi tersebut akan terwujud dalam bentuk penguasaan pengetahuan dan profesional dalam menjalankan fungsinya sebagai guru. Diyakini Robotham (1996:27), kompetensi yang diperlukan oleh seseorang tersebut dapat diperoleh baik melalui pendidikan formal maupun pengalaman, sebagaimana dikutip oleh Mulyasa (2003:38) mengemukakan bahwa kompetensi: “…is a knowledge, skills, and abilities or capabilities that a person achieves, which become part of his or her being to the extent he or she can satisfactorily perform particular cognitive, affective, and psychomotor behaviors”. Dalam hal ini, kompetensi diartikan sebagai pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang dikuasai oleh seseorang yang telah menjadi bagian dari dirinya, sehingga ia dapat melakukan perilaku-perilaku kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan sebaik-baiknya. Sejalan dengan itu Finch & Crunkilton (1979:222),.
Dimensi-dimensi Kompetensi Guru
Menurut Undang-undang No.14 tahun 2005 tentang Guru Dan Dosen pasal 10 ayat (1) kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.
Kompetensi Pedagogik
Dalam Undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dikemukakan kompetensi pedagogik adalah “kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik”. Depdiknas (2004:9) menyebut kompetensi ini dengan “kompetensi pengelolaan pembelajaran. Kompetensi ini dapat dilihat dari kemampuan merencanakan program belajar mengajar, kemampuan melaksanakan interaksi atau mengelola proses belajar mengajar, dan kemampuan melakukan penilaian.Kompetensi Menyusun Rencana PembelajaranMenurut Joni (1984:12), kemampuan merencanakan program belajar mengajar mencakup kemampuan:
(1) merencanakan pengorganisasian bahan-bahan pengajaran,
(2) merencanakan pengelolaan kegiatan belajar mengajar,
(3) merencanakan pengelolaan kelas,
(4) merencanakan penggunaan media dan sumber pengajaran; dan
(5) merencanakan penilaian prestasi siswa untuk kepentingan pengajaran.
Kompetensi Pribadi
Guru sebagai tenaga pendidik yang tugas utamanya mengajar, memiliki karakteristik kepribadian yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengembangan sumber daya manusia. Kepribadian yang mantap dari sosok seorang guru akan memberikan teladan yang baik terhadap anak didik maupun masyarakatnya, sehingga guru akan tampil sebagai sosok yang patut “digugu” (ditaati nasehat/ucapan/perintahnya) dan “ditiru” (di contoh sikap dan perilakunya).Kepribadian guru merupakan faktor terpenting bagi keberhasilan belajar anak didik. Dalam kaitan ini, Zakiah Darajat dalam Syah (2000:225-226) menegaskan bahwa kepribadian itulah yang akan menentukan apakah ia menjadi pendidik dan pembina yang baik bagi anak didiknya, ataukah akan menjadi perusak atau penghancur bagi masa depan anak didiknya terutama bagi anak didik yang masih kecil (tingkat dasar) dan mereka yang sedang mengalami kegoncangan jiwa (tingkat menengah). Karakteristik kepribadian yang berkaitan dengan keberhasilan guru dalam menggeluti profesinya adalah meliputi fleksibilitas kognitif dan keterbukaan psikologis. Fleksibilitas kognitif atau keluwesan ranah cipta merupakan kemampuan berpikir yang diikuti dengan tindakan secara simultan dan memadai dalam situasi tertentu. Guru yang fleksibel pada umumnya ditandai dengan adanya keterbukaan berpikir dan beradaptasi. Selain itu, ia memiliki resistensi atau daya tahan terhadap ketertutupan ranah cipta yang prematur dalam pengamatan dan pengenalan.Dalam Undang-undang Guru dan Dosen dikemukakan kompetensi kepribadian adalah “kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif, dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik”. Surya (2003:138) menyebut kompetensi kepribadian ini sebagai kompetensi personal, yaitu kemampuan pribadi seorang guru yang diperlukan agar dapat menjadi guru yang baik. Kompetensi personal ini mencakup kemampuan pribadi yang berkenaan dengan pemahaman diri, penerimaan diri, pengarahan diri, dan perwujudan diri.
Kompetensi Profesional
Menurut Undang-undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, kompetensi profesional adalah “kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam”. Surya (2003:138) mengemukakan kompetensi profesional adalah berbagai kemampuan yang diperlukan agar dapat mewujudkan dirinya sebagai guru profesional. Kompetensi profesional meliputi kepakaran atau keahlian dalam bidangnya yaitu penguasaan bahan yang harus diajarkannya beserta metodenya, rasa tanggung jawab akan tugasnya dan rasa kebersamaan dengan sejawat guru lainnya. Gumelar dan Dahyat (2002:127) merujuk pada pendapat Asian Institut for Teacher Education, mengemukakan kompetensi profesional guru mencakup kemampuan dalam hal (1) mengerti dan dapat menerapkan landasan pendidikan baik filosofis, psikologis, dan sebagainya, (2) mengerti dan menerapkan teori belajar sesuai dengan tingkat perkembangan perilaku peserta didik, (3) mampu menangani mata pelajaran atau bidang studi yang ditugaskan kepadanya, (4) mengerti dan dapat menerapkan metode mengajar yang sesuai, (5) mampu menggunakan berbagai alat pelajaran dan media serta fasilitas belajar lain, (6) mampu mengorganisasikan dan melaksanakan program pengajaran, (7) mampu melaksanakan evaluasi belajar dan (8) mampu menumbuhkan motivasi peserta didik. Johnson sebagaimana dikutip Anwar (2004:63) mengemukakan kemampuan profesional mencakup (1) penguasaan pelajaran yang terkini atas penguasaan bahan yang harus diajarkan, dan konsep-konsep dasar keilmuan bahan yang diajarkan tersebut, (2) penguasaan dan penghayatan atas landasan dan wawasan kependidikan dan keguruan, (3) penguasaan proses-proses kependidikan, keguruan dan pembelajaran siswa. Arikunto (1993:239) mengemukakan kompetensi profesional mengharuskan guru memiliki pengetahuan yang luas dan dalam tentang subject matter (bidang studi) yang akan diajarkan serta penguasaan metodologi yaitu menguasai konsep teoretik, maupun memilih metode yang tepat dan mampu menggunakannya dalam proses belajar mengajar.Depdiknas (2004:9) mengemukakan kompetensi profesional meliputi (1) pengembangan profesi, pemahaman wawasan, dan penguasaan bahan kajian akademik.Pengembangan profesi meliputi (1) mengikuti informasi perkembangan iptek yang mendukung profesi melalui berbagai kegiatan ilmiah, (2) mengalihbahasakan buku pelajaran/karya ilmiah, (3) mengembangkan berbagai model pembelajaran, (4) menulis makalah, (5) menulis/menyusun diktat pelajaran, (6) menulis buku pelajaran, (7) menulis modul, (8) menulis karya ilmiah, (9) melakukan penelitian ilmiah (action research), (10) menemukan teknologi tepat guna, (11) membuat alat peraga/media, (12) menciptakan karya seni, (13) mengikuti pelatihan terakreditasi, (14) mengikuti pendidikan kualifikasi, dan (15) mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum.Pemahaman wawasan meliputi (1) memahami visi dan misi, (2) memahami hubungan pendidikan dengan pengajaran, (3) memahami konsep pendidikan dasar dan menengah, (4) memahami fungsi sekolah, (5) mengidentifikasi permasalahan umum pendidikan dalam hal proses dan hasil belajar, (6) membangun sistem yang menunjukkan keterkaitan pendidikan dan luar sekolah.Penguasaan bahan kajian akademik meliputi (1) memahami struktur pengetahuan, (2) menguasai substansi materi, (3) menguasai substansi kekuasaan sesuai dengan jenis pelayanan yang dibutuhkan siswa.Berdasarkan uraian di atas, kompetensi profesional guru tercermin dari indikator (1) kemampuan penguasaan materi pelajaran, (2) kemampuan penelitian dan penyusunan karya ilmiah, (3) kemampuan pengembangan profesi, dan (4) pemahaman terhadap wawasan dan landasan pendidikan
Kompetensi Sosial
Guru yang efektif adalah guru yang mampu membawa siswanya dengan berhasil mencapai tujuan pengajaran. Mengajar di depan kelas merupakan perwujudan interaksi dalam proses komunikasi. Menurut Undang-undang Guru dan Dosen kompetensi sosial adalah “kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar”. Surya (2003:138) mengemukakan kompetensi sosial adalah kemampuan yang diperlukan oleh seseorang agar berhasil dalam berhubungan dengan orang lain. Dalam kompetensi sosial ini termasuk keterampilan dalam interaksi sosial dan melaksanakan tanggung jawab sosial.Gumelar dan Dahyat (2002:127) merujuk pada pendapat Asian Institut for Teacher Education, menjelaskan kompetensi sosial guru adalah salah satu daya atau kemampuan guru untuk mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang baik serta kemampuan untuk mendidik, membimbing masyarakat dalam menghadapi kehidupan di masa yang akan datang. Untuk dapat melaksanakan peran sosial kemasyarakatan, guru harus memiliki kompetensi (1) aspek normatif kependidikan, yaitu untuk menjadi guru yang baik tidak cukup digantungkan kepada bakat, kecerdasan, dan kecakapan saja, tetapi juga harus beritikad baik sehingga hal ini bertautan dengan norma yang dijadikan landasan dalam melaksanakan tugasnya, (2) pertimbangan sebelum memilih jabatan guru, dan (3) mempunyai program yang menjurus untuk meningkatkan kemajuan masyarakat dan kemajuan pendidikan. Johnson sebagaimana dikutip Anwar (2004:63) mengemukakan kemampuan sosial mencakup kemampuan untuk menyesuaikan diri kepada tuntutan kerja dan lingkungan sekitar pada waktu membawakan tugasnya sebagai guru. Arikunto (1993:239) mengemukakan kompetensi sosial mengharuskan guru memiliki kemampuan komunikasi sosial baik dengan peserta didik, sesama guru, kepala sekolah, pegawai tata usaha, bahkan dengan anggota masyarakat.Berdasarkan uraian di atas, kompetensi sosial guru tercermin melalui indikator (1) interaksi guru dengan siswa, (2) interaksi guru dengan kepala sekolah, (3) interaksi guru dengan rekan kerja, (4) interaksi guru dengan orang tua siswa, dan (5) interaksi guru dengan masyarakat.

Internet Sebagai Media Belajar

Senin, 18 Januari 2010

Generasi muda kita saat ini waktu dan perhatiannya sudah tersita banyak oleh game, gadget (seperti HP) dan internet pada tingkat yang memprihatinkan dan para orangtua semakin kebingungan karena anak-anak kecanduan hal tersebut. Pemakaian warnet yang tersebar pemanfaatannya masih kurang mencerdaskan pemakai (notabenenya kaum muda). Orangtua sudah terbebani biaya pendidikan yang mahal belum termasuk media belajar seperti buku, transport, dan sebagainya. Perlu media yang bisa membuat orang jadi pintar dengan biaya yang lebih terjangkau dan diajarkan oleh Guru/Pengajar/Dosen yang Professional lewat modul e-learning
Seiring dengan perubahan paradigma pembelajaran, maka keberhasilan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh faktor pengajar/guru, melainkan sangat dipengaruhi oleh keaktifan siswa. Kurikulum baru tahun 2006 (KTSP) mempertegas bahwa proses pembelajaran harus berpusat pada peserta belajar, pengajar bukan sebagai satu-satunya sumber belajar atau sumber informasi, melainkan berperan sebagai fasilitator, dinamisator, dan motivator dalam pembelajaran.
Selain sumber belajar berupa perpustakaan yang tersedia di sekolah, sekarang ini berkembang teknologi internet yang memberikan kemudahan dan keleluasaan dalam menggali ilmu pengetahuan. Melalui internet siswa SD sekalipun dapat mengakses berbagai literatur dan referensi ilmu pengetahuan yang dibutuhkan dengan cepat, sehingga dapat mempermudah Belajarnya.

a. Pengertian Internet
Internet adalah kependekan dari inter-network. Secara harfiah mengandung pengertian sebagai jaringan komputer yang menghubungkan beberapa rangkaian (www.wikipedia.com). Jaringan internet juga didefinisikan sebagai jaringan komputer yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia sehingga berbagai jenis dan bentuk informasi dapat dikomunikasikan antar belahan dunia secara instan dan global (www.jurnal-kopertis4.org). Selain kedua pengertian di atas, internet juga disebut sebagai sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dari sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (e-mail, chating, webcam), diskusi (usenet news, milis, bulletin board), sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Ghoper), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP), serta berbagai layanan lainnya yang tersedia di internet (www.andhika.com).
Sejalan dengan perkembangan internet, telah banyak aktivitas yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, seperti e-Commerce, e-Banking, e-Government, dan lainnya. Bahkan telah juga dikembangkan e-Learning. Salah satu aktivitas yang berkaitan dengan proses pembelajaran adalah e-Learning. E-Learning adalah wujud penerapan teknologi informasi di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. E-Learning merupakan usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar di sekolah dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet.
E-learning secara harfiah merupakan akronim dari E & Learning. E adalah singkatan dari electronic sedang Learning adalah yang berarti proses belajar, jadi E-learning adalah sistem pembelajaran secara elektronik, menggunakan media elektronik, internet, komputer dan file multimedia (suara, gambar, animasi dan video)
b. Internet dalam Kegiatan Belajar
Fred S Keller, teknologi pendidikan era tahun 1960-an mengkritik penerapan metode-metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik perharian peserta didik. Menurut dia, peserta didik harus diberi akses yang lebih luas dalam menentukan apa yang ingin mereka pelajari sesuai minat, kebutuhan, dan kemampuannya. Dikatakannya pula bahwa guru bukanlah satu-satunya pemegang otoritas pengetahuan di kelas. Siswa harus diberi kemandirian untuk belajar dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar (www.kompas.com).
Kekayaan informasi yang sekarang tersedia di internet telah lebih mencapai harapan dan bahkan imajinasi para penemu sistemnya. Melalui internet dapat diakses sumber-sumber informasi tanpa batas dan aktual dengan sangat cepat. Adanya internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat dalam bentuk Digital Library. Sudah banyak pengalaman tentang kemanfaatan internet dalam penelitian dan penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat juga dilakukan melalui internet. Tanpa teknologi internet banyak tugas akhir dan thesis atau bahkan desertasi yang mungkin membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyelesaikannya (www.jurnal-kopertis4.org).
Para akademisi merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan internet. Berbagai referensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Para mahasiswa tidak lagi harus mengaduk-aduk buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliahnya. Cukup memanfaatkan search engine, materi-materi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat. Selain menghemat tenaga dan biaya dalam mencarinya, materi-materi yang dapat ditemui di internet cenderung lebih up to date.
Bagi para pengajar, internet bermanfaat dalam mengembangkan profesinya, karena dengan internet dapat : (a) meningkatkan pengetahuan, (b) berbagi sumber diantara rekan sejawat, (c) bekerjasama dengan pengajar di luar negeri, (d) kesempatan mempublikasikan informasi secara langsung, (e) mengatur komunikasi secara teratur, dan (f) berpartisipasi dalam forum-forum lokal maupun internasional. Di samping itu para pengajar juga dapat memanfaatkan internet sebagai sumber bahan mengajar dengan mengakses rencana pembelajaran atau silabus online dengan metodologi baru, mengakses materi kuliah yang cocok untuk mahasiswanya, serta dapat menyampaikan ide-idenya.
Sementara itu mahasiswa juga dapat menggunakan internet untuk belajar sendiri secara cepat, sehingga akan meningkatkan dan memeperluas pengetahuan, belajar berinteraksi, dan mengembangkan kemampuan dalam bidang penelitian (www.pendidikan.net).
Dalam www.jurnal-kopertis4.org disebutkan beberapa manfaat internet bagi pendidikan di Indonesia, yaitu : akses ke perpustakaan, akses ke pakar, perkuliahan online, layanan informasi akademik, menyediakan fasilitas mesin pencari data, menyediakan fasilitas diskusi, dan fasilitas kerjasama.
c. Pengertian Sumber Belajar
Menurut Association for Educational Communications and Technology sumber pembelajaran adalah segala sesuatu atau daya yang dapat dimanfaatkan oleh guru, baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan, untuk kepentingan belajar mengajar dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi tujuan pembelajaran. Sumber pembelajaran dapat dikelompokan menjadi dua bagian, yaitu :
1) Sumber pembelajaran yang sengaja direncanakan (learning resources by design), yakni semua sumber yang secara khusus telah dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal; dan
2) Sumber pembelajaran yang karena dimanfaatkan (learning resources by utilization), yakni sumber belajar yang tidak secara khusus didisain untuk keperluan pembelajaran namun dapat ditemukan, diaplikasikan, dan dimanfaatkan untuk keperluan belajar-salah satunya adalah media massa.
Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat. Pengertian "dapat" di sini menekankan pada pengertian, bahwa jumlah sebenarnya penerima pesan informasi melalui media massa pada saat tertentu tidaklah esensial. Yang penting ialah "The communicator is a social organization capable or reproducing the message and sending it simultaneously to large number of people who are spartially separated”. Adapun bentuk media massa, secara garis besar, ada dua jenis, yaitu : media cetak (surat kabar dan majalah, termasuk buku-buku) dan media elektronik (televisi dan radio, termasuk internet) (http://artikel.us/mangkoes6-04-2.html).
Berdasarkan kajian pustaka di atas menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi dapat ditempuh melalui berbagai cara, antara lain : peningkatan kompetensi dosen, peningkatan muatan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran dan penilaian hasil belajar, peningkatan bekal ketrampilan mahasiswa, penyediaan bahan ajar yang memadai, dan penyediaan sarana belajar. Ketersediaan bahan ajar dan sarana belajar merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Namun demikian sering kali bahan ajar yang ada di perpustakaan tidak mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa, sehingga perlu memanfaatkan sumber belajar yang lain. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan oleh siswa secara mandiri adalah jaringan internet. Untuk itu, bekal ketrampilan siswa khususnya dalam memanfaatkan teknologi internet sangat diperlukan.
Melalui internet, siswa dapat mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan sesuai kebutuhan yang relevan dengan subjek mata pelajaran. Sehingga pemanfaatan jaringan internet sebagai sumber belajar, akan membantu mempermudah belajar siswa.
Oleh karena itu, guru sebagai motivator dan dinamisator dalam pembelajaran hendaknya memberi dorongan serta menciptakan kondisi agar siswa dapat secara aktif menemukan ilmu pengetahuan baru melalui pemanfaatan teknologi internet.

FACEBOOK....

Sabtu, 09 Januari 2010

Ditemukan pada bulan Januari 2004, Facebook adalah sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman-teman, keluarga dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.” (Facebook.com; 2009)
Penemu situs pertemanan ini adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa “droup out” Universitas Harvard Amerika Serikat. Dia dilahirkan pada 14 Mei 1984. Kejeniusan dan kreativitas lewat Facebook membuat anak muda ini menempatkan dirinya sebagai jajarang 400 orang terkaya di Amerika Serikat versi Majalah Forbes edisi September 2008, tepatnya peringkat 321 dengan total kekayaan 1,5 Miliyar Dollar US. (Forbes.com; September 2008)
Sebenarnya Zuckerberg adalah mahasiswa jurusan Psikologi Harvard. Mengutak-atik dan menciptakan program komputer hanyalah kegiatan untuk bersenang-senang. Mungkin latar belakang keilmuan psikologi itulah ia tertarik untuk membuat situs-situs sosial. Sebelum menciptakan facebook ia telah merilis Coursematch yang memudahkan para mahasiswa melihat mata kuliah yang diambil, Facemash yang memungkinkan para pengguna mengukur daya tarik orang lain.
Pada usia 20 tahun, Zuckerberg meluncurkan “The Facebook”. Awalnya diperuntukkan khusus bagi mahasiswa Universitas Harvard. Hanya dalam 24 jam setelah diluncurkan, 1.200 mahasiswa Harvard sudah menjadi anggota. Dalam sebulan, separuh warga Harvard menjadi anggota. Keberhasilan ini membuat Zuckerberg membuka keanggotaan “The Facebook” untuk seluruh mahasiswa di Boston. Belakangan dibuka bagi mahasiswa Ivy League (kelompok delapan kampus paling top Amerika Serikat), dan kemudian seluruh mahasiswa di Amerika Serikat (Wiguna, 2009).
Tepat awal februari yang lalu Facebook merayakan ulang tahunnya yang ke 5. Sejauh ini tercatat lebih dari 175 juta pengguna Facebook tersebar di seluruh dunia yaitu pengguna yang telah aktif dalam 30 hari terakhir (Facebook.com; 2009). 24 juta foto diunggah setiap hari, dan rata-rata jumlah teman per-anggota 120 orang (Nurhoiri, 2009). 


Facebook di Indonesia
Pengguna Facebook di Indonesia masih didominasi oleh kaum kelas menengah ke atas yang memiliki akses internet (yang masih tergolong mahal di Indonesia). Kebanyakan mereka adalah pelajar, mahasiswa, dosen, pekerja, politisi serta beberapa tokoh-tokoh nasional.
Terhitung sampai 22 Februari 2009, 1.333.649 user Indonesia telah terdaftar di Facebook dan sekitar 73% (976.372 orang) di antaranya adalah user usia produktif (18-34 tahun). Dilihat dari gender, 688.306 user laki-laki dan 600.045 user perempuan.(Allfacebook.com; 2009)
Demam Facebook adalah kelanjutan dari keberhasilan situs komunitas Friendster yang berhasil menjaring 12 juta “registered users” atau sekitar 60% pengguna internet di Indonesia (Friendster.com; Juli 2008). Bahkan banyak pengguna Friendster yang melakukan migrasi ke Facebook karena layanan yang diberikan lebih lengkap dan mengikuti selera masyarakat. Facebook memiliki sederet fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung (real time), seperti chatting, tag foto, blog, game, dan update status ”what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari Friendster.

AFC ASIAN CUP:Indonesia VS Oman (Rabu 16 Januari 2010)

Rabu, 06 Januari 2010


Peluang ke putaran final Indonesia berat karena harus mampu menyapu dua laga yang tersisa, termasuk lawan Oman.
Susunan Pemain
Indonesia : Markus Horison, Charis Yulianto, Ponaryo Astaman, Boaz
Solossa, Budi Sudarsono, Firman Utina, Syamsul Chaerudin, Bambang
Pamungkas, Isnan Ali, Nova Arianto, Christian Warobai

Oman :
Ali Al Habsi, M Rabja Jamaan, M Albalushi, Bait Doorbeen, Al
Mukhaini Saad, Al-Housin Hassan, Ismail Sulaiman, Al Gheilani Hassan,
Ahmed Hadid, Abdul Karim, Qasim Said

GEMPA LAGI

Gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) kembali mengguncang Poso, Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berada pada lokasi 2.37 LS - 121.25 BT.Gempa terjadi sekitar pukul 21.36 WIB. Pusat gempa berada pada kedalaman 10 KM.
Lokasi gempa berada pada 122 KM tenggara Poso, 136 KM Timur Lait Palopo, Sulsel, 225 KM tenggara Palu, 231 KM Barat Laut Kendari, dan 1656 KM Timur Laut DKI Jakarta. Gempa tidak berpotensi tsunami.

KH.ABDURRAHMAN WAHID

Selasa, 05 Januari 2010


kh. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gusdur telah wafat pada 30 Desember 2009 lalu, tepatnya pada pukul 18.45 WIB karena sakit dan Almarhum dimakamkan di komplek Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, tanah kelahirannya.

Berikut Biografi singkat Gusdur.

Nama:
Abdurrahman Wahid
Lahir:
Denanyar, Jombang, Jawa Timur, 4 Agustus 1940.
Orang Tua:
Wahid Hasyim (ayah), Solechah (ibu).
Istri :
Sinta Nuriyah
Anak-anak :
Alisa Qotrunada Zannuba Arifah Anisa Hayatunufus Inayah Wulandari
Pendidikan :
• Pesantren Tambak Beras, Jombang (1959-1963)
• Departemen Studi Islam dan Arab Tingkat Tinggi, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (1964-1966)
• Fakultas Surat-surat Universitas Bagdad (1966-1970)
Karir
• Pengajar Pesantren Pengajar dan Dekan Universitas Hasyim Ashari Fakultas Ushuludin (sebuah cabang teologi menyangkut hukum dan filosofi)
• Ketua Balai Seni Jakarta (1983-1985)
• Penemu Pesantren Ciganjur (1984-sekarang)
• Ketua Umum Nahdatul Ulama (1984-1999)
• Ketua Forum Demokrasi (1990)
• Ketua Konferensi Agama dan Perdamaian Sedunia (1994)
• Anggota MPR (1999)
• Presiden Republik Indonesia (20 Oktober 1999-24 Juli 2001)

Tokoh yang dikenal santai dan kontroversial ini sekarang digadang-gadangkan sebagai pahlawan Nasional oleh banyak pihak, pantaskah kiranya beliau menyandang gelar tersebut? berbagai kalangan tentunya mempunyai pandangan dan pendapat tersendiri, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Sebelum beliau wafat, mantan Presiden ke empat RI ini, sempat mengungkapkan adanya 6 pejabat publik, yang diduga kuat terlibat dalam kasus skandal Century.
di antaranya Boediono dan Sri Mulyani. (INILAH.COM di Jakarta, Senin (4/1))

Gus Dur juga sempat mengutarakan kegelisahannya atas kasus pengucuran dana bailout bank Century sebesar 6,7 triliun. Beliau takut pengusutan skandal bank Century tidak tuntas, karena ketidak-jujuran dari seorang pemimpin.

Yach semoga yang benar yang menang dan selalu menang, saya tidak dapat menyatakan benar atau tidaknya hal ini.

Kematian beliau juga sempat dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab, yang menebar fitbah lewat SMS yang menyatakan bahwa beliau mati karena dicabut selang oksigennya.,

Berikut petikan lengkap sms tersebut:

"Sby panik, gus dur DIBUNUH! 30/12 Pk 18.050 WIB SElang oksigen gus dur dicabut paksa!pembunuhan terkait pertemuan gusdur tgl 4 desdi jl denpasar c3 membahas century dan adelin lies. TUNTUT POLISI USUT!(SEBARKAN).

Sekali lagi semoga kebenaran yang hakiki terungkap !!
dan Semoga arwah beliau diterima berkat jasa-jasanya atas bangsa ini.

PETISI 28 GUGAT PEMERINTAHAN SBY??

Tanggal 28 Januari 2010 tepat 100 hari pemerintahan SBY-BOEDIONO. Pada tanggal inilah massa besar-besaran akan turun ke Istana, untuk menggugat SBY untuk mundur dari jabatan Presidennya,..
Massa yang terdiri dari 28 LSM yang tergabung dalam PETISI 28 ini tidak percaya lagi pada pemerintahan SBY...
Petisi 28 akan mengeluarkan maklumat untuk menyikapi kondisi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono di Doekoen Coffe, Jl Raya Pasar Minggu Kav 32 Pancoran Jakarta Selatan, siang ini, pukul 12:30 (Minggu, 3/1).

Petisi 28 ini akan mengeluarkan Maklumat Pemuda yang bertema:

"Menuju 100 Hari Kegagalan SBY-Boediono, Rezim Gurita, Korupsi-Boneka Neokolim 2010: Ganti Sistem, Ganti Pemimpin!!"


apakah benar ancaman tuntutan melemparkan handuk kepada SBY ini dilaksanakan tanggal 28 Januari nanti, kita lihat dan amati bersama...semoga hal yang terbaik yang terjadi untuk Bangsa ini.

LINK EXCHANGE

Create your own banner at mybannermaker.com!
Silahkan copy script ini!!

FOLLOWERS

 
NATALIUZONE © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions